AKUARIUM

Selasa, 28 Desember 2010

PEDOMAN AKUNTANSI BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR)

Pedoman akuntansi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) diterbitkan oleh Bank Indonesia pada bulan Juni 2010.  BPR menggunakan SAK-ETAP sebagai standar akuntansi keuangannya adalah untuk mempermudah BPR dalam menerapkan standar akuntansinya namun tetap memperhatikan harmonisasi dengan standar akuntansi internasional yang berlaku. Pedoman Akuntansi BPR ini bertujuan:
  1. Memberikan acuan minimum yang harus dipenuhi oleh BPR dalam menyusun laporan keuangannya.
  2. Menciptakan kesegaraman perlakuan akuntansi atas transaksi-transaksi unik di BPR dalam penyusunan laporan keuangan sehingga dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan sehingga dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan diantara BPR, terutama daya bandingnya.
Pedoman Akuntansi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) terdiri dari 10 Bab, yang secara ringkas isinya sebagai berikut:
I. Pendahuluan
  1. Latar Belakang
  2. Tujuan dan Ruang Lingkup
  3. Acuan Penyusunan
  4. Ketentuan Lain
II. Tata Cara Penyesuaian Atas Pos-Pos Laporan Keuangan
  1. Ketentuan Umum
  2. Penyesuaian Rinci atas Pos-Pos Laporan Keuangan
  3. Laporan Keuangan Komparatif Periode 2009 dan 2010
III. Laporan Keuangan
  1. Ketentuan Umum
  2. Komponen Laporan Keuangan
  3. Keterbatasan Laporan Keuangan
IV. Akuntansi Aset
  1. Pendahuluan
  2. Kas
  3. Kas Dalam Valuta Asing
  4. Sertifikat Bank Indonesia
  5. Pendapatan Bunga yang Akan Diterima
  6. Penempatan pada Bank Lain
  7. Kredit
  8. Agunan yang Diambil Alih
  9. Aset Tetap dan Inventaris
  10. Aset Tidak Berwujud
  11. Aset Lain-Lain
VII. Akuntansi Kewajiban
  1. Pendahuluan
  2. Kewajiban Segera
  3. Utang Bunga
  4. Utang Pajak
  5. Simpanan
  6. Simpanan Dari Bank Lain
  7. Pinjaman Diterima
  8. Dana Setoran Modal-Kewajiban
  9. Kewajiban Imbal Kerja
  10. Pinjaman Subordinasi
  11. Modal Pinjaman
  12. Kewajiban Lain-lain
VI. Akuntansi Ekuitas
  1. Pendahuluan
  2. Modal
  3. Dana Setoran Modal-Ekuitas
  4. Laba/Rugi yang Belum Direalisasi
  5. Surplus Revaluasi Aset Tetap
  6. Saldo Laba
VII. Laporan Laba/Rugi
  1. Pendahuluan
  2. Pendapatan Operasional
  3. Beban Operasional
  4. Pendapatan Non Operasional
  5. Beban Non Operasional
  6. Beban Pajak Penghasilan
VIII. Laporan Arus Kas
  1. Pendahuluan
  2. Dasar Pengaturan
  3. Penjelasan
IX. Laporan Perubahan Ekuitas
  1. Pendahuluan
  2. Dasar Pengaturan
  3. Penjelasan
X. Catatan Atas Laporan Keuangan
  1. Pendahuluan
  2. Dasar Pengaturan
  3. Penjelasan
  4. Unsur-Unsur