BELI BAJU ONLINE...SINI AJA

Selasa, 04 Januari 2011

KENAPA HARGA CABAI MAHAL?

Daging daging sapi ternyata bukan lagi menjadi satu-satunya makanan mewah bagi warga miskin. Cabaijuga sudah menjadi salah satu bahan makanan mewah. Di pasar-pasar, pedagang sayur mayur menjualnya dengan harga Rp 70.000,00/kg-Rp 100.000,00/kg.

''Harga cabai sekarang, lebih mahal dari daging sapi. Ini memang 'kebangetan'. Tapi mau bagaimana lagi. Saya kulakannya ke tengkulak juga sudah mahal. Paling saya hanya ambil untung Rp 200-Rp 300 per ons dari ibu rumah tangga yang membeli cabai ke pasar,'' kata  pemilik warung bumbu dapur di pasar sebelah.

Bahkan ternyata, harga-harga yang melambung ini tak hanya terjadi pada cabai. Harga sayur mayur lainnya juga belakangan makin mencekik leher. Seperti sayur kangkung, yang satu ikat (untuk porsi satu piring kecil) biasanya hanya Rp 1.000,00 kini menjadi Rp 1.500,00. Demikian juga dengan bawang merah. Komoditi bumbu dapur yang biasanya Rp 11.000,00 atau paling tinggi Rp 13 ribu per kg, ikut menjulang hingga Rp 22.000,00 per kg. Sedangkan 'saudaranya', bawang putih, masih stabil Rp 24.000,00 per kg.

Komoditi lainnya yang sejak dua bulan lalu bertahan masih tinggi, adalah minyak goreng curah atau yang sering disebut minyak sayur. Komoditi ini masih saja bertengger di tingkat harga Rp 15.000,00 per kg. Harga minyak goreng sayur ini, mengalahkan harga minyak goreng kemasan yang setiap kemasan 2 liternya dihargai Rp 24.000,00. Sedangkan beras yang menjadi komoditi pokok warga, sejak seusai Lebaran September 2010 lalu, masih saja bertengger di atas Rp 6.000,00 per kg. Seperti beras mediun jenis IR 64, di tingkat pedagang beras dihargai Rp 6.400,00 per kg. Sedangkan beras jenis super, di atas harga Rp 7.000,00-an.

Ironi di negara Agraris.....katanya karena pasokan kurang, gagal panen, cuaca buruk? ada pendapat lain?

TRADING DAN INVESTASI DI PASAR KEUANGAN

  SAATNYA MENGHASILKAN UANG DARI PASAR UANG   http://alpari-forex.org/id/?partner_id=1246641